Jul 2026· Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara· Vol 25, pp. 544-550· 0 citations
Abstract
Kekerasan seksual merupakan masalah kesehatan dan sosial yang masih sering terjadi dan memberikan dampak fisik, psikologis, serta sosial pada korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik korban kekerasan seksual berdasarkan data rekam medis di Rumah Sakit Umum Haji Medan periode Januari–Desember 2024. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data sekunder berupa rekam medis korban kekerasan seksual. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar korban berada pada kelompok usia >40 tahun sebanyak 27 orang (45,8%) dan didominasi oleh jenis kelamin perempuan sebanyak 47 orang (79,7%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa korban kekerasan seksual di RSU Haji Medan didominasi oleh kelompok usia >40 tahun dan berjenis kelamin perempuan.
Perkembangan teknologi digital memberikan dampak terhadap menurunnya minat siswa sekolah dasar terhadap kegiatan seni tradisional. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kegiatan ekstrakurikuler kesenian angklung dalam mengembangkan minat dan bakat seni siswa di SD Lab School FIP UMJ. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler angklung dilaksanakan secara rutin dan terprogram dengan dukungan kebijakan sekolah, sarana prasarana, serta kompetensi pembina. Strategi guru dilakukan melalui praktik langsung, latihan berulang, pendekatan individu dan kelompok, serta penciptaan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Keterlibatan siswa terlihat dari antusiasme, kemampuan memainkan angklung, dan keberanian tampil di depan umum. Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler angklung menjadi wadah pengembangan potensi seni sekaligus pelestarian budaya lokal di lingkungan sekolah dasar.
Peningkatan angka kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia menunjukkan perlunya intervensi edukatif untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam mencegah kejadian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas psikoedukasi pendidikan seksual dalam meningkatkan pengetahuan orang tua siswa sekolah dasar terkait perlindungan anak terhadap kekerasan seksual. Metode yang digunakan adalah one group pretest-posttest design, dengan melibatkan 14 ibu sebagai partisipan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan partisipan setelah diberikan intervensi psikoedukasi. Dari hasil penelitian didapat kesimpulan bahwa psikoedukasi pendidikan seksual efektif sebagai langkah preventif dalam memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya perlindungan anak dari kekerasan seksual. Penelitian ini menyarankan implementasi psikoedukasi secara lebih luas untuk membangun generasi yang lebih sadar akan hak-hak dan perlindungan diri.
B. Yudha, D. Khairani· Jurnal Pendidikan Tambusai· 0 citations
Pendahuluan: Kekerasan seksual merupakan salah satu bentuk kekerasan yang masih sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan dampak fisik maupun psikologis bagi korban. Pemeriksaan Visum et Repertum berperan penting dalam pembuktian medis dan menjadi sumber data objektif untuk menggambarkan karakteristik luka akibat kekerasan seksual. Penelitian ini memiliki keterbaharuan dalam mengidentifikasi pola dan derajat luka korban kekerasan seksual di Surakarta periode 2023–2025 berdasarkan hasil Visum et Repertum.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian meliputi seluruh kasus kekerasan seksual yang memiliki dokumen Visum et Repertum dan memenuhi kriteria inklusi, yaitu sebanyak 12 kasus dari total 40 laporan yang tercatat di Unit PPA Polresta Surakarta periode 2023–2025. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan karakteristik luka, lokasi, serta derajat keparahan luka.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar korban kekerasan seksual merupakan remaja berjenis kelamin perempuan. Lokasi luka terbanyak ditemukan pada organ genital (71,43%), diikuti oleh anus (14,29%), serta leher dan dada masing-masing sebesar 7,14%. Jenis luka yang paling sering dijumpai adalah robekan dengan tepi tidak rata dan dasar luka pada kulit, sedangkan berdasarkan derajatnya, mayoritas luka tergolong ringan (91,66%) dan tidak ditemukan luka berat.
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa korban kekerasan seksual di Surakarta umumnya mengalami luka ringan yang bersifat superfisial pada area anogenital. Temuan ini menegaskan bahwa Visum et Repertum berperan penting dalam mengidentifikasi pola luka serta memberikan dasar objektif bagi proses penegakan hukum dan penanganan medis terhadap korban kekerasan seksual.
W. Maharani, N. Nugroho, Herratri Wikan Nur Agusti· Plexus Medical Journal· 0 citations
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen berbasis sekolah (MBS) untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SD Negeri 182/I Hutan Lindung. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan untuk mengimplementasikan SBM sebagai kebijakan desentralisasi dalam pendidikan yang memberikan kebebasan kepada sekolah untuk mengelola sumber daya secara mandiri, akuntabel, dan transparan. Situasi di SD Negeri 182/I Hutan Lindung menyoroti beberapa isu utama dalam manajemen sekolah, termasuk kurangnya partisipasi masyarakat, pengelolaan kurikulum lokal yang suboptimal, dan kurangnya sumber daya untuk mendukung pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen dari kepala sekolah, guru, anggota dewan sekolah, dan staf pengajar. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles-Huberman melalui proses reduksi data, pengorganisasian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dinilai melalui triangulasi sumber dan metode.
Alyada Ulya· MENTARI: Jurnal Pendidikan A...· 0 citations
Kelompok penyandang disabilitas intelektual menghadapi kerentanan ganda saat berhadapan dengan tindak kriminalitas seksual, sekaligus sering kali membentur tembok tebal dalam mengakses keadilan dan jaminan hukum. Studi ini membedah secara komprehensif bentuk pengayoman hukum terhadap penyandang disabilitas intelektual, termasuk implementasi hak pemulihan dan ganti kerugian, dengan memfokuskan amatan pada Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 1245/Pid.B/2023/PN Mdn. Menggunakan metode yuridis normatif melalui studi legislasi dan telaah kasus, riset ini menemukan bahwa instrumen pengadilan cenderung terpaku pada aspek penghukuman pelaku (retributive justice). Sebaliknya, pemenuhan hak-hak esensial korban seperti penyediaan fasilitas penunjang yang ramah disabilitas, pendampingan khusus, serta program rehabilitasi masih terabaikan. Rekomendasi mendesak dari studi ini adalah perlunya penguatan regulasi demi mewujudkan ruang peradilan pidana yang lebih inklusif dan berpihak pada hak-hak korban
Farah Desta Saniyyah, Fanny Putri Kamilah, Muhammad Hazel Ariefabian et al.· Jurnal Pendidikan Tambusai· 0 citations
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami pengalaman hidup konsumen terkait kualitas pelayanan usaha kopi keliling "Sejuta Jiwa" di Surabaya Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, penelitian ini menyelidiki bagaimana konsumen memandang model layanan kopi keliling yang unik dan bagaimana persepsi tersebut berkontribusi terhadap kepuasan mereka secara keseluruhan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan beberapa pelanggan yang rutin membeli produk Sejuta Jiwa di wilayah Surabaya Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan konsumen tidak hanya didorong oleh kualitas produk dan harga, tetapi secara signifikan dipengaruhi oleh aksesibilitas, interaksi sosial dengan barista, serta nilai emosional dari layanan keliling tersebut. Studi ini memberikan wawasan bagi wirausaha skala kecil dalam menjaga konsistensi layanan di lingkungan seluler untuk membangun loyalitas pelanggan.
Yennica Leuyandra Agustin, I. Fadhillah, Rini Novianti· Jurnal Ekonomi dan Bisnis· 0 citations
We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads.
See our Cookie Policy.