Skip to content
Open access

KRISIS TEMPORALITAS DALAM PARADIGMA PEMBANGUNAN INDONESIA: PERSPEKTIF FILSAFAT INDIA DAN TIONGKOK

Sep 2026 · Sanjiwani Jurnal Filsafat · Vol 17, pp. 167-181 · 0 citations

Abstract

Artikel ini berargumen bahwa konflik pembangunan di Indonesia tidak dapat dipahami secara memadai jika hanya didekati sebagai persoalan kebijakan publik, ekonomi politik, atau tata kelola administratif. Di balik konflik-konflik tersebut bekerja asumsi yang lebih mendasar, yakni konsepsi waktu linear-progresif yang diperlakukan sebagai kerangka universal dalam paradigma pembangunan modern. Dengan menggunakan pendekatan filosofis-kualitatif, artikel ini mengkaji pembangunan sebagai krisis temporalitas, yaitu kegagalan memahami pluralitas waktu sosial, ekologis, dan kultural yang hidup dalam masyarakat. Melalui analisis komparatif filsafat waktu India dan Tiongkok, ditunjukkan bahwa waktu bukan sekadar parameter teknis, melainkan struktur makna yang mengikat tindakan manusia pada batas, ritme, dan tanggung jawab lintas generasi. Kosmologi siklik India dan konsep ritme alamiah dalam Daoisme menawarkan kritik normatif terhadap logika percepatan, intervensi, dan pertumbuhan tanpa batas yang mendominasi pembangunan modern. Dengan memanfaatkan perspektif chronopolitics, artikel ini menjelaskan bagaimana negara modern mengatur masyarakat melalui pengelolaan waktu—tenggat, target, dan narasi masa depan—yang kerap bertabrakan dengan temporalitas komunitas lokal. Pembacaan atas kasus-kasus pembangunan di Indonesia, khususnya konflik agraria dan ekologis di Papua dan wilayah lain, menunjukkan bahwa ketegangan tersebut merupakan bagian dari pola struktural global di kawasan Selatan Global. Artikel ini menyimpulkan bahwa pembangunan yang berkelanjutan menuntut reorientasi etis yang mengakui pluralitas temporalitas sebagai variabel normatif, sehingga pertanyaan utama pembangunan bukan semata efisiensi dan pertumbuhan, melainkan dalam waktu siapa dan untuk waktu siapa pembangunan dijalankan.

Read PDF

Similar papers

Open access Sep 2026

Bahagia yang Dibayar: Analisis Wacana Kritis Perspektif Sara Mills terhadap Representasi Kesepian Perempuan dalam Novel Satine

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kesepian perempuan dan konstruksi kebahagiaan transaksional dalam novel Satine melalui Analisis Wacana Kritis (AWK) perspektif Sara Mills yang diintegrasikan dengan konsep emotional capitalism Eva Illouz. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitat...

Diyah Ayu Ningrum, Muhammad Hasbullah Ridwan · 0 citations
Open access Oct 2026

Bahasa Roh sebagai Media Nubuat untuk Pemulihan: Refleksi Teologis dalam Perspektif Dietrich Bonhoeffer

Penelitian ini mengkaji praktik bahasa roh sebagai media nubuat untuk pemulihan dalam jemaat GMIT Bethesda Kiukenat di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, melalui perspektif etika teologis Dietrich Bonhoeffer. Dalam Kekristenan kontemporer, glossolalia tidak hanya dipahami sebagai pengalaman spiritual pribadi, tetap...

Betty Veronika Mau, Irene Ludji, I. S. P. Prayitno · 0 citations
Open access Sep 2026

MEDIA DAN KONFLIK KEPENTINGAN DALAM MEMBENTUK ISI DAN ARAH PEMBERITAAN

Perkembangan media digital telah mengubah pola produksi dan penyebaran informasi sekaligus memperkuat pengaruh kepentingan ekonomi, politik, dan ideologi terhadap institusi media. Berbagai penelitian telah membahas bias media melalui perspektif ekonomi politik, framing, dan agenda setting, namun kajian yang mengintegra...

Zainul Abdi Nasution, Muniruddin, Muktaruddin · 0 citations
Open access Sep 2026

Pendidikan SKI yang Membebaskan: Reaktualisasi Kosmopolitanisme Buya Syafii Melalui Sinergi Baitul Hikmah Digital di Madrasah Non-Unggulan

Integrasi Baitul Hikmah Digital dan teknik reading with purpose di madrasah non-unggulan merupakan manifestasi nyata dari upaya membumikan pemikiran Buya Syafii Maarif mengenai keadilan epistemologis dan teologi pembebasan. Reaktualisasi gagasan "Islam Kemanusiaan" yang diperjuangkan Buya tidak lagi bersifat normatif,...

Putri Wulansari · 0 citations
Open access Sep 2026

Konsentrasi Belajar dan Batas Gamifikasi: Adab sebagai Prasyarat Epistemik Pendidikan Agama Islam

Gamifikasi dalam Pendidikan Agama Islam memunculkan pertanyaan tentang hubungan antara capaian terukur, perhatian peserta didik, dan pembentukan adab. Artikel ini bertujuan mengembangkan kerangka konseptual untuk menilai batas pedagogis unsur permainan tanpa menganggap seluruh bentuk gamifikasi merusak pembelajaran aga...

Lutfi Romadlon, Achmad Miftachul Fawwaz · 0 citations
Open access Sep 2026

Analisis Semantik dan Wacana Perubatan dalam Media Sosial Pengamal Perubatan di Malaysia

Kajian ini meneliti wacana perubatan yang dikongsikan oleh pengamal perubatan di Malaysia menerusi media sosial dengan memberikan tumpuan khusus terhadap analisis semantik dan struktur wacana. Dengan mengaplikasikan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif, penyelidikan ini menganalisis makna tersurat dan tersira...

Nabillah Bolhassan, Muhammad Nazif Md Fared, Zul Hanis Yop Othman · 0 citations

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.