Aug 2026· SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum· 0 citations
Abstract
Pengadaan barang/jasa pemerintah melalui Katalog Elektronik (e-Katalog) merupakan wujud transformasi digital yang diarahkan untuk memperkuat efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Meskipun demikian, praktiknya masih menyisakan kerawanan hukum, terutama terkait sejauh mana Pejabat Pengadaan dapat dimintai pertanggungjawaban pidana apabila terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan kewenangannya. Persoalan mendasarnya adalah belum tersedianya tolok ukur normatif yang tegas untuk memisahkan kekeliruan administratif, penyalahgunaan wewenang, dan perbuatan koruptif, sehingga berpotensi memunculkan kriminalisasi terhadap keputusan administratif yang sesungguhnya diambil dengan iktikad baik. Penelitian ini disusun guna mengurai batas pertanggungjawaban pidana Pejabat Pengadaan dalam praktik e-Katalog serta merumuskan parameter normatif pembeda antara kekeliruan administratif dengan penyalahgunaan kewenangan yang memenuhi unsur delik korupsi. Kajian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, bersandar pada penelusuran kepustakaan atas regulasi, literatur hukum, serta riset relevan yang ditafsirkan secara kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembebanan tanggung jawab pidana tidak dapat hanya bersandar pada pelanggaran prosedur atau kerugian negara, melainkan mesti disertai bukti penyalahgunaan kewenangan berpadu unsur kesalahan batin (mens rea). Penelitian ini menyumbangkan parameter normatif pembeda kesalahan administratif dari tindak pidana korupsi pada pengadaan melalui e-Katalog, guna menghadirkan kepastian hukum bagi Pejabat Pengadaan sekaligus memperkokoh akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Artikel ini mengkaji proses pengambilan keputusan dalam manajemen dakwah Khalifah Umar bin Khattab melalui pendekatan mixed scanning (pemindaian campuran) yang dikonseptualisasikan oleh Amitai Etzioni. Di tengah kompleksitas perluasan wilayah dan perubahan sosial-politik yang pesat pada abad ketujuh, pemerintahan Umar...
Penelitian ini membahas kedudukan kekuatan pembuktian akta notaris dalam sengketa jual beli tanah yang dipersoalkan sebagai bentuk simulasi hubungan utang piutang melalui kajian terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 2136 K/Pdt/2022. Fokus penelitian diarahkan pada penilaian hakim terhadap akta autentik ketika bentuk fo...
Gede Bagus Artha Danindra, I. Putra· Acta Comitas· 0 citations
Era digital telah memfasilitasi kebebasan berekspresi, namun juga memicu peningkatan kasus penghinaan lisan yang disebarkan melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana atas penghinaan lisan di tengah jaminan kebebasan berekspresi, dengan fokus pada penafsiran hukum pidana...
Azzahra Aliqa Putri, E. Dewi, Fristia Berdian Tamza et al.· Jurnal QOSIM : Jurnal Pendid...· 0 citations
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial Intelligence/AI) membuka peluang transformasi signifikan dalam tata kelola usaha, termasuk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perubahan praktik pengambilan keputusan usaha yang dialami...
Ahmad Hasbi Rosyid, Muhammad Ali, Muhamad Juaini· Media Ethics: Human Ecology...· 0 citations
Femisida domestik menunjukkan paradoks ketika ruang domestik yang seharusnya melindungi justru menjadi tempat terjadinya kejahatan penghilangan nyawa. Meskipun hukum positif menyediakan instrumen pemberatan sanksi, masih terdapat kesenjangan antara norma dan praktik peradilan, terutama terkait potensi bias relasional d...
Riqy Yusriyadi, Alpi Sahari, A. R. Minin· Jurnal Pustaka Cendekia Huku...· 0 citations
Penelitian ini mengkaji efektivitas penegakan hukum dalam menangani tindak pidana pemilihan legislatif oleh Pusat Gakkumdu di Kota Palembang. Tindak pidana pemilihan legislatif, seperti praktik politik uang, kampanye di luar jadwal yang ditentukan, dan penyalahgunaan fasilitas negara, merupakan ancaman serius terhadap...
Rubi Indiarta· Justness : Jurnal Hukum Poli...· 0 citations
We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads.
See our Cookie Policy.