ANALISIS INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER SISWA KELAS IV DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA DI SD NEGERI 90 PALEMBANG
Abstract
ABSTRACT Character education needs to be integrated into learning so that positive values are not merely understood conceptually but also practiced in students’ behavior. This study aims to describe the integration of character education among fourth-grade students in Arts, Culture, and Crafts (SBdP) learning at SD Negeri 90 Palembang. The study employed a descriptive qualitative approach, with participants selected through purposive sampling. The research informants consisted of the fourth-grade homeroom teacher, the Physical Education, Sports, and Health (PJOK) teacher, the Islamic Religious Education (PAI) teacher, and 26 fourth-grade students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that character education was integrated through habituation, role modeling, motivation, and the use of varied teaching methods. The eight character values identified were religiosity, discipline, hard work, creativity, independence, patriotism, social care, and responsibility. Religiosity, discipline, patriotism, and social care were well developed, while hard work and independence still required teacher guidance and reinforcement. The study concludes that SBdP learning can provide a setting for practicing character education through learning activities that allow students to create, interact, and demonstrate positive behavior. ABSTRAK Pendidikan karakter perlu diintegrasikan dalam pembelajaran agar nilai-nilai positif tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga diterapkan dalam perilaku peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan integrasi pendidikan karakter siswa kelas IV dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di SD Negeri 90 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pemilihan subjek secara purposive sampling. Informan penelitian meliputi guru kelas IV, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), guru Pendidikan Agama Islam (PAI), serta 26 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan karakter dilaksanakan melalui pembiasaan, keteladanan, pemberian motivasi, dan penerapan metode pembelajaran yang bervariasi. Delapan nilai karakter yang ditemukan meliputi religius, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, cinta tanah air, peduli sosial, dan tanggung jawab. Nilai religius, disiplin, cinta tanah air, dan peduli sosial telah berkembang dengan baik, sedangkan kerja keras dan kemandirian masih memerlukan pendampingan serta penguatan dari guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran SBdP dapat menjadi ruang penerapan pendidikan karakter melalui kegiatan belajar yang memberi kesempatan kepada siswa untuk berkarya, berinteraksi, dan menunjukkan perilaku positif.