PENGARUH MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS IV
Abstract
This study aimed to determine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) learning model on the Indonesian language learning outcomes of fourth-grade students at SDN Banjarbendo and to identify the extent of improvement in students' learning outcomes after the implementation of the learning model. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The research sample consisted of an experimental class that received instruction using the Teams Games Tournament (TGT) learning model and a control class that received conventional instruction. Data were collected through observation, documentation, and tests in the form of pretests and posttests. The research instruments were tested for validity and reliability, while data analysis was conducted using the normality test, homogeneity test, Independent Samples t-test, and N-Gain test with the assistance of SPSS software. The results indicated that the data were normally distributed and homogeneous. Based on the Independent Samples t-test, the significance value (Sig. 2-tailed) was 0.883 (>0.05), indicating that the Teams Games Tournament (TGT) learning model did not have a statistically significant effect on the Indonesian language learning outcomes of fourth-grade students at SDN Banjarbendo. Meanwhile, the N-Gain test showed that the average improvement in learning outcomes in the experimental class was 0.51 (51.11%), which falls into the moderate category, while the control class achieved an average N-Gain score of 0.46 (45.77%), also categorized as moderate. Although the improvement in learning outcomes of the experimental class was higher than that of the control class, the difference was not statistically significant. Therefore, it can be concluded that the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) learning model improved students' Indonesian language learning outcomes; however, the improvement was not significantly different from that achieved through conventional learning. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Banjarbendo serta mengetahui besarnya peningkatan hasil belajar setelah diterapkan model pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model Teams Games Tournament (TGT) dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes berupa pretest serta posttest. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas , uji homogenitas, uji Independent Sample t-Test, dan uji N-Gain dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil uji Independent Sample t-Test, diperoleh nilai signifikansi (Sig. (2-tailed)) sebesar 0,883 (>0,05), sehingga menunjukkan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Banjarbendo. Sementara itu, hasil uji N-Gain menunjukkan rata-rata peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen sebesar 0,51 (51,11%) dengan kategori sedang, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata 0,46 (45,77%) yang juga berada pada kategori sedang. Meskipun peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, perbedaannya belum signifikan secara statistik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) mampu meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia, namun peningkatan tersebut belum menunjukkan pengaruh yang signifikan dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.