PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN IPS BERBASIS CANVA TERHADAP KEJENUHAN BELAJAR SISWA
Abstract
ABSTRACT Learning burnout is a common problem experienced by students during the learning process, particularly in Social Studies (IPS), which tends to be theoretical in nature. The lack of innovative learning media may reduce students' interest and participation in classroom learning. This study aimed to examine the effect of Canva-based Social Studies learning media on students' learning burnout at SMP Negeri 15 Malang. The research employed a quantitative approach using a pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The participants consisted of 33 students from Class VIII H selected through saturated sampling. Data were collected using a learning burnout questionnaire based on a four-point Likert scale that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, the Wilcoxon Signed Rank Test, and effect size analysis with the assistance of SPSS software. The findings indicated that the use of Canva-based Social Studies learning media had a significant effect on reducing students' learning burnout. The Wilcoxon Signed Rank Test yielded a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference between the pretest and posttest scores. Furthermore, the effect size value of 0.88 indicated a large effect, demonstrating that the use of Canva had a strong impact on reducing students' learning burnout. Therefore, Canva-based Social Studies learning media can be considered an effective alternative for creating a more engaging, interactive, and enjoyable learning environment, thereby increasing students' participation and reducing learning burnout. ABSTRAK Kejenuhan dalam proses belajar merupakan masalah umum yang sering dihadapi oleh pelajar, terutama pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang cenderung bersifat teoretis. Ketidakhadiran media pembelajaran yang inovatif dapat mengurangi minat dan partisipasi siswa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan media pembelajaran IPS berbasis Canva terhadap tingkat kejenuhan yang dialami siswa di SMP Negeri 15 Malang. Pendekatan kuantitatif dengan metode desain pra-eksperimental jenis one-group pretest-posttest digunakan dalam studi ini. Terdapat 33 siswa dari kelas VIII H yang terlibat dan dipilih dengan teknik sampling jenuh. Kuesioner mengenai kejenuhan belajar telah dikumpulkan yang menggunakan skala Likert empat poin yang sudah memenuhi standar validitas dan reliabilitas. Penanganan data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Wilcoxon Signed Rank Test, serta perhitungan effect size menggunakan SPSS. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pemanfaatan media pembelajaran IPS berbasis Canva mempunyai dampak signifikan dalam menurunkan tingkat kejenuhan belajar siswa. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi mencapai 0,000 (p < 0,05), yang mencerminkan adanya perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Selain itu, nilai effect size sebesar 0,88 menunjukkan pengaruh yang kuat dari penggunaan Canva dalam mengurangi kejenuhan belajar siswa. Maka dari itu, media pembelajaran IPS yang berbasis Canva dapat dianggap sebagai alternatif yang efektif agar proses belajar yang lebih menarik, interaktif, dan menyenankan, agar partisipasi siswa dapat meningkat serta menekan tingkat kejenuhan mereka.