Skip to content
Open access

PERAN GURU SEBAGAI TELADAN DALAM MENGEMBANGKAN NILAI KEJUJURAN DAN DISIPLIN DI SMP NEGERI 1 AFULU

Oct 2026 · SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah · 0 citations · 17 references

Abstract

ABSTRACT Teacher role modeling is an integral part of character education, reflected in the consistency between the values taught and the behaviors demonstrated in everyday school life. The development of honesty and discipline, however, may face challenges arising from teachers’ consistency and students’ behavioral habits. This study aims to describe the role of teachers as role models in fostering honesty and discipline, identify the obstacles encountered, and examine the efforts undertaken to address these challenges at SMP Negeri 1 Afulu. The study employed a descriptive qualitative approach involving five informants: the vice principal, one Civics Education (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, PPKn) teacher, and three students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that teacher role modeling is demonstrated through punctuality, honesty, objective assessment, and compliance with school regulations. The implementation of these practices faces several obstacles, including inconsistent role modeling among some teachers, heavy workloads, limited student self-awareness, difficulties in time management, and the influence of peers and family environments. Efforts to address these challenges include enforcing school rules, conducting supervision, providing regular guidance, establishing disciplinary habits, and communicating with parents. The study highlights the need for consistent teacher role modeling, supported by continuous guidance and collaboration between schools and families, to foster honesty and discipline among students. ABSTRAK Keteladanan guru merupakan bagian dari proses pendidikan karakter yang tercermin melalui keselarasan antara nilai yang diajarkan dan perilaku yang ditunjukkan dalam kehidupan sekolah. Dalam pengembangannya, nilai kejujuran dan disiplin menghadapi tantangan yang berkaitan dengan konsistensi pendidik maupun kebiasaan siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru sebagai teladan dalam mengembangkan kedua nilai tersebut, mengidentifikasi kendala pelaksanaannya, serta menguraikan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut di SMP Negeri 1 Afulu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lima informan, yaitu wakil kepala sekolah, seorang guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), serta tiga siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa keteladanan guru diwujudkan melalui ketepatan waktu, perilaku jujur, penilaian yang objektif, dan kepatuhan terhadap tata tertib sekolah. Pelaksanaannya menghadapi kendala berupa ketidakkonsistenan sebagian guru, beban tugas, rendahnya kesadaran diri siswa, kesulitan mengatur waktu, serta pengaruh lingkungan pergaulan dan keluarga. Upaya yang dilakukan meliputi penegakan aturan, supervisi, pembinaan rutin, pembiasaan perilaku disiplin, dan komunikasi dengan orang tua. Penelitian ini menegaskan perlunya konsistensi keteladanan guru yang didukung pembinaan berkelanjutan dan kerja sama antara sekolah dengan keluarga dalam mengembangkan karakter jujur dan disiplin siswa.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.