Skip to content
Open access

EDUKASI SANITASI DAN PHBS BERBASIS KOLABORASI MEDIS DAN FIKIH LINGKUNGAN BAGI SANTRI AR-RIDLO

Oct 2026 · ABIDUMASY Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat · 0 citations

Abstract

Lembaga sosial-keagamaan yang mengasuh anak yatim dan piatu rentan terhadap penyakit berbasis lingkungan karena penghuninya berbagi kamar mandi, peralatan, dan ruang hidup. LKSA Ar-Ridlo di Desa Pagotan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang mengasuh kurang lebih 56 santri berusia sebelas bulan hingga dua puluh dua tahun. Meskipun sumber air layak dan tersedia sepuluh unit kamar mandi, kebiasaan mencuci tangan pakai sabun belum konsisten dan penggunaan air wudu cenderung berlebihan. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan santri dalam menerapkan sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat melalui kolaborasi pendekatan medis dan fikih lingkungan berbasis hadis kebersihan. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan dengan demonstrasi, difusi ipteks berupa paket media edukasi, serta pendampingan dan kaderisasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi, tanya jawab lisan, dan catatan lapangan, bukan tes tertulis, karena peserta didominasi usia anak. Hasilnya, pemahaman santri berkembang pada seluruh aspek yang diamati, lebih dari delapan puluh persen dari sekitar dua puluh peserta aktif mampu memperagakan enam langkah cuci tangan dengan benar, praktik wudu menjadi lebih hemat air, media edukasi terpasang pada enam titik strategis, dan terbentuk empat kader penggerak PHBS. Pembingkaian kebersihan sebagai kewajiban keagamaan membuat perilaku lebih bertahan dibanding instruksi medis semata.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.