SINERGITAS GURU DAN ORANG TUA DALAM MEMBINA AKHLAK PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI BASIRIH 8 BANJARMASIN SELATAN
Abstract
Penelitian kualitatif jenis field research di SD Negeri Basirih 8 Banjarmasin Selatan ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dan orang tua dalam pembinaan akhlak peserta didik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri dari 1 guru PAI, 3 orang tua, dan 4 peserta didik, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan akhlak yang konsisten dan terpadu memberikan perubahan positif pada peserta didik, seperti meningkatnya kesopanan, kedisiplinan beribadah, kejujuran, dan tanggung jawab. Guru PAI memegang peran paling dominan karena interaksi terstruktur di sekolah, dibantu oleh peran orang tua di rumah. Keberhasilan pembinaan didukung oleh keteladanan guru dan orang tua, pembiasaan berkelanjutan, lingkungan keluarga religius, kerja sama antarpihak, suasana sekolah yang kondusif, serta kegiatan keagamaan rutin. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu orang tua, pengaruh negatif teman sebaya, dan penggunaan teknologi digital yang kurang terkontrol. Kesimpulannya, guru dan orang tua memiliki peran yang saling melengkapi dalam pembinaan akhlak peserta didik, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.