Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi pada Warga RT 15 Kelurahan Simpang Tiga
Abstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan sering tidak disadari (silent killer). Berdasarkan hasil Survei Mawas Diri (SMD) pada 46 Kepala Keluarga di RT.15 Kelurahan Simpang Tiga, ditemukan prevalensi riwayat penyakit hipertensi sebesar 52,2%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi warga dalam pencegahan serta pengendalian hipertensi. Metode yang digunakan meliputi perencanaan partisipatif melalui Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), dilanjutkan dengan tiga intervensi utama: pemeriksaan tekanan darah, penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet, dan pelaksanaan senam hipertensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan pengetahuan warga mengenai indikator, faktor risiko, serta upaya pengendalian hipertensi yang terlihat dari antusiasme warga selama sesi diskusi, tanya jawab, dan latihan senam. Simpulan dari kegiatan ini adalah intervensi berbasis pemberdayaan masyarakat efektif dalam meningkatkan pemahaman serta motivasi warga untuk mengontrol tekanan darah secara rutin.