Skip to content
Open access

PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI UPTD SD NEGERI 077779 SISOBAHILI TABALOHO

Oct 2026 · EDUTECH Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi · 0 citations · 5 references

Abstract

This research was motivated by the low learning outcomes of fifth-grade students in Indonesian language learning at UPTD SD Negeri 077779 Sisobahili Tabaloho, where during the pre-cycle phase only 7 out of 23 students (30.43%) achieved the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP ≥75) with a class average score of 65.21. This issue stemmed from the monotonous and limited use of instructional media, causing students difficulty in comprehending abstract linguistic concepts. This study aimed to describe the instructional implementation process and analyze the improvement of student learning outcomes through the use of flashcard learning media. The method employed was Classroom Action Research using the Kemmis and McTaggart model conducted in two cycles, comprising planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 23 fifth-grade students, with data gathered through learning achievement tests, activity observation sheets, and documentation. The results showed that: (1) teacher activity increased from 64.99% (sufficient category) in cycle I to 88.33% (excellent category) in cycle II, while student activity improved from 68.33% (active category) in cycle I to 89.16% (very active category) in cycle II; (2) student learning outcomes improved progressively from an average of 65.21 in the pre-cycle to 71.91 (56.52% classical completeness) in cycle I, reaching an average of 89.13 (91.30% classical completeness) in cycle II. The classical completeness of 91.30% successfully surpassed the predetermined success indicator of 80%. Consequently, the application of flashcard learning media is proven effective in enhancing elementary school students' Indonesian language learning outcomes. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di UPTD SD Negeri 077779 Sisobahili Tabaloho, di mana pada kondisi pra-siklus hanya 7 dari 23 peserta didik (30,43%) yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP ≥75) dengan nilai rata-rata kelas 65,21. Permasalahan tersebut bersumber dari penggunaan media pembelajaran yang terbatas dan monoton, sehingga peserta didik kesulitan memahami konsep abstrak kebahasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan proses pembelajaran serta menganalisis peningkatan hasil belajar peserta didik melalui penerapan media pembelajaran flashcard. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 23 peserta didik kelas V dengan teknik pengumpulan data melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aktivitas guru meningkat dari 64,99% (kategori cukup) pada siklus I menjadi 88,33% (kategori baik sekali) pada siklus II, sementara aktivitas peserta didik meningkat dari 68,33% (kategori aktif) pada siklus I menjadi 89,16% (kategori sangat aktif) pada siklus II; (2) hasil belajar peserta didik meningkat bertahap dari rata-rata 65,21 pada pra-siklus menjadi 71,91 (ketuntasan 56,52%) pada siklus I, dan mencapai rata-rata 89,13 (ketuntasan 91,30%) pada siklus II. Capaian ketuntasan klasikal sebesar 91,30% tersebut telah melampaui indikator keberhasilan tindakan yang ditetapkan sebesar 80%. Dengan demikian, penerapan media pembelajaran flashcard terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik sekolah dasar.    

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.