Skip to content
Open access

The effect of sea cucumber extract (Holothuria atra) on the thickness of dermal and connective tissue fibers in white rat (Rattus norvegicus) skin

Sep 2026 · Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia · 0 citations

Abstract

Penuaan jaringan kulit adalah suatu proses biologis yang ditandai dengan peningkatan ikatan silang kovalen antara unit-unit kolagen di lapisan dermis, yang mengakibatkan penurunan elastisitas dan struktur jaringan kulit. Teripang hitam (Holothuria atra) mengandung senyawa bioaktif seperti kolagen, peptida, dan antioksidan yang berpotensi mendukung regenerasi kulit dan mencegah penuaan dini sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan aktif dalam kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh ekstrak etanol H. atra terhadap jumlah serat jaringan ikat dan ketebalan dermis pada tikus putih (Rattus norvegicus). Sebanyak 18 tikus jantan dibagi menjadi enam kelompok, yaitu (A) kontrol tanpa perlakuan dan lima kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak secara oral selama 90 hari dengan dosis (B) 25, (C) 50, (D) 100, (E) 200, dan (F) 400 mg/kg berat badan (BB). Sampel kulit dianalisis secara histologis dan kuantitatif menggunakan perangkat lunak ImageJ untuk menghitung jumlah serat jaringan ikat dan ketebalan dermis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah serat jaringan ikat dan ketebalan dermis pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini mendukung potensi H. atra sebagai agen anti-penuaan yang dapat diaplikasikan dalam formulasi kosmetik berbahan alami.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.