Manajemen Dakwah Berbasis Pesantrenpreneurship dalam Penguatan Kemandirian Ekonomi Pesantren melalui BUMP
Abstract
Zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) merupakan instrumen keuangan sosial Islam yang memiliki potensi besar dalam pemberdayaan ekonomi umat sekaligus sebagai sarana dakwah bil hal yang konkret. Namun, pengelolaannya di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari rendahnya literasi masyarakat, lemahnya tata kelola kelembagaan, hingga distribusi yang masih bersifat konsumtif. Penelitian ini mengkaji optimalisasi manajemen ZIS sebagai instrumen dakwah ekonomi dalam pemberdayaan umat dengan pendekatan kualitatif studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi optimalisasi ZIS mencakup penguatan tata kelola berbasis syariah dan transparansi, transformasi distribusi konsumtif menuju produktif, digitalisasi pengelolaan dan pelaporan, kolaborasi lintas sektor dan kemitraan strategis, serta penguatan literasi dan dakwah edukatif kepada masyarakat. ZIS yang dikelola secara profesional dan akuntabel terbukti mampu memberdayakan mustahik menjadi muzaki, menciptakan kemandirian ekonomi, dan memperkuat solidaritas sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi manajemen ZIS tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga menjadi instrumen dakwah yang efektif dalam membangun kepercayaan umat dan mewujudkan keadilan sosial sesuai dengan maqāṣid al-sharī‘ah.