Pendampingan UMKM Keripik Langgeng Jaya dalam Pengembangan Branding, Pemasaran Digital, dan Pengelolaan Keuangan di Desa Bungu, Jepara
Abstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan di wilayah perdesaan memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal, namun seringkali menghadapi kendala klasik terkait keterbatasan identitas merek, jangkauan pemasaran konvensional, dan ketiadaan sistem pengelolaan keuangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM Aneka Keripik Langgeng Jaya di Desa Bungu, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, melalui program pendampingan terpadu yang mencakup tiga aspek utama: pengembangan branding dan kemasan produk, optimalisasi pemasaran digital berbasis media sosial Facebook, serta pelatihan pembukuan keuangan manual sederhana. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan langsung, serta monitoring dan evaluasi. Hasil utama kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas visual produk melalui penggunaan stiker kemasan dan spanduk usaha, keberhasilan mitra dalam mengoperasikan akun promosi digital secara mandiri, serta terbangunnya kesadaran manajerial melalui pencatatan arus kas harian dan perhitungan HPP. Implikasi dari kegiatan ini menegaskan bahwa intervensi terpadu yang aplikatif dan sesuai dengan kapasitas industri rumah tangga mampu meningkatkan daya saing, profesionalitas, serta keberlanjutan UMKM pangan di tingkat perdesaan.