Skip to content
Open access

Konsep Azwāj Dalam Al-Qur’an (Analisis Tafsir Muhammad Asad)

Oct 2026 · Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner · 0 citations

Abstract

Penelitian ini membahas konsep azwāj dalam Al-Qur’an melalui analisis terhadap karya tafsir Muhammad Asad, The Message of the Qur’an. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya merekonstruksi pemahaman tentang konsep pasangan dalam Al-Qur’an guna merespons berbagai kompleksitas dan disrupsi hubungan keluarga di era kontemporer. Dalam Al-Qur’an, konsep azwāj tidak hanya merujuk pada relasi biologis-pernikahan antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga memuat prinsip kepasangan, keserasian, keseimbangan, serta kemitraan yang berdimensi moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran Muhammad Asad mengenai azwāj serta merumuskan relevansi konseptual dan kontekstualnya bagi bangunan keluarga modern. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) berbasis kualitatif dengan menggunakan metode tafsir tematik (mawḍū‘ī). Analisis difokuskan pada ayat-ayat utama tentang azwāj, seperti  Surah Al-Baqarah ayat 25, Ar-Rum ayat 21, An-Nisa ayat 1 dan An-Nahl ayat 72, Ad-Dukhan ayat 54, Al-Mu’minun ayat 6 dan Ar-Rahman ayat 52 yang ditelaah melalui pendekatan hermeneutik-rasional Asad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asad memaknai azwāj secara holistik sebagai kemitraan eksistensial yang berlandaskan prinsip kesetaraan asal-usul, keselarasan peran, dan saling melengkapi (complementarity). Secara konseptual, penafsiran ini menawarkan artikulasi teoritis yang relevan bagi masyarakat kontemporer untuk membangun relasi keluarga berbasis penghormatan mutlak, kesetaraan emosional, dan tanggung jawab etik bersama, sekaligus mengoreksi pandangan hierarkis-patriarkal yang acapkali memicu konflik domestik.

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.