Skip to content
Open access

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN SIKAP MODERASI SISWA DI SMA NEGERI 01 BUKIT KEMUNING

Sep 2026 · TEACHING Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan · 0 citations

Abstract

This study is driven by the necessity of implementing Islamic Religious Education (PAI) to foster religious moderation attitudes among students amid the pervasive influx of digital information. The cultivation of religious moderation values within secondary education is crucial to counter exclusive dogmatism, radicalism, and intolerance that frequently infiltrate students through unfiltered social media exposure. This study aims to examine the implementation of PAI in cultivating religious moderation attitudes at SMA Negeri 01 Bukit Kemuning, identify instructional challenges encountered by educators, and analyze the effectiveness of PAI in fostering tolerance, non-violence, and inclusive social awareness. A qualitative approach with a field research design was employed. The research subjects comprised the school principal, PAI teachers, and eleventh-grade students selected via purposive sampling, conducted during the even semester of the 2025/2026 academic year at SMA Negeri 01 Bukit Kemuning. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, followed by data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings demonstrate that the implementation of religious moderation is executed through contextual classroom learning, the habituation of an inclusive school culture, teacher role modeling, and dialogical extracurricular religious programs. Despite encountering constraints such as binary religious narratives on social media and limited classroom credit hours, this implementation is effective in enhancing student tolerance, mutual respect for differences, and non-violent conflict resolution. In conclusion, an integrated and dialogical PAI implementation serves as an essential framework for institutionalizing religious moderation in public senior high schools. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menumbuhkan sikap moderasi beragama siswa di tengah pesatnya penetrasi arus informasi digital. Penanaman nilai moderasi beragama di lingkungan sekolah menjadi sangat mendesak guna membendung paham eksklusivisme, radikalisme, dan intoleransi yang rentan menjangkiti peserta didik melalui konsumsi media sosial tanpa filter kognitif yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi PAI dalam menumbuhkan sikap moderasi beragama siswa di SMA Negeri 01 Bukit Kemuning, mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru, serta menganalisis efektivitas pelaksanaan pembelajaran PAI dalam membentuk sikap toleran, anti kekerasan, dan inklusif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru PAI, dan perwakilan siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 di SMA Negeri 01 Bukit Kemuning. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan telaah dokumentasi, sementara analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi moderasi beragama diimplementasikan melalui integrasi materi kontekstual di kelas, pembiasaan budaya religius yang inklusif, keteladanan pendidik (role model), serta program ekstrakurikuler keagamaan yang dialogis. Meskipun menghadapi kendala berupa masifnya narasi keagamaan biner di media digital dan sempitnya alokasi jam pelajaran tatap muka, implementasi ini terbukti efektif merekonstruksi pola interaksi siswa menjadi lebih toleran, menghargai keberagaman pendapat, serta mampu menyelesaikan gesekan sosial secara musyawarah. Secara substantif, implementasi PAI yang dialogis dan terpadu menjadi fondasi utama dalam membumikan moderasi beragama di sekolah menengah atas.    

Read PDF

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.