Pendidikan Character Building di Kampus Berbasis Keteladanan dan Kearifan Lokal (Studi Keteladanan Bujuk Ardhiba dalam Perspektif Teoretis dan Empiris)
Abstract
Penelitian ini menyajikan kajian biografis terhadap Bujuk Ardhiba, seorang tokoh sesepuh yang dihormati dalam ingatan kolektif masyarakat Bringen, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Tujuan penelitian ini adalah mendokumentasikan serta menganalisis nilai-nilai keteladanan yang terkandung dalam laku hidup Bujuk Ardhiba, khususnya yang berkaitan dengan kepemimpinan moral, harmoni sosial, dan keberlanjutan nilai budaya masyarakat Madura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan sejarah lisan (oral history), yang didukung oleh kajian antropologi budaya, sosiologi, serta tradisi keislaman Nahdlatul Ulama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi sosial Bujuk Ardhiba tidak dibangun melalui otoritas formal, melainkan melalui konsistensi perilaku yang mencerminkan ketulusan, kesederhanaan, pengendalian diri, serta keselarasan antara ucapan dan tindakan. Keteladanan tersebut membentuk peran beliau sebagai rujukan etika dan penyeimbang sosial dalam masyarakat, terutama dalam penyelesaian konflik melalui musyawarah dan adab. Temuan penelitian ini juga menegaskan bahwa warisan utama Bujuk Ardhiba bersifat non-material, berupa nilai-nilai ketulusan, keterbukaan, keselarasan, dan tanggung jawab dalam menjaga persaudaraan. Penelitian ini berkontribusi pada pelestarian kearifan lokal dengan menempatkan biografi tokoh sesepuh sebagai sumber pembelajaran moral yang relevan bagi generasi masa kini.