Skip to content

Author

Herratri Wikan Nur Agusti

1 paper indexed here

We haven’t gathered this author’s papers yet. Follow them and we’ll fetch their work.

Not the right person? Other researchers publish under this name.

Open access Jul 2026

Profil Pola dan Derajat Luka Korban Kekerasan Seksual di Surakarta Tahun 2023-2025

Pendahuluan: Kekerasan seksual merupakan salah satu bentuk kekerasan yang masih sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan dampak fisik maupun psikologis bagi korban. Pemeriksaan Visum et Repertum berperan penting dalam pembuktian medis dan menjadi sumber data objektif untuk menggambarkan karakteristik luka akibat kekerasan seksual. Penelitian ini memiliki keterbaharuan dalam mengidentifikasi pola dan derajat luka korban kekerasan seksual di Surakarta periode 2023–2025 berdasarkan hasil Visum et Repertum. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian meliputi seluruh kasus kekerasan seksual yang memiliki dokumen Visum et Repertum dan memenuhi kriteria inklusi, yaitu sebanyak 12 kasus dari total 40 laporan yang tercatat di Unit PPA Polresta Surakarta periode 2023–2025. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan karakteristik luka, lokasi, serta derajat keparahan luka. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar korban kekerasan seksual merupakan remaja berjenis kelamin perempuan. Lokasi luka terbanyak ditemukan pada organ genital (71,43%), diikuti oleh anus (14,29%), serta leher dan dada masing-masing sebesar 7,14%. Jenis luka yang paling sering dijumpai adalah robekan dengan tepi tidak rata dan dasar luka pada kulit, sedangkan berdasarkan derajatnya, mayoritas luka tergolong ringan (91,66%) dan tidak ditemukan luka berat. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa korban kekerasan seksual di Surakarta umumnya mengalami luka ringan yang bersifat superfisial pada area anogenital. Temuan ini menegaskan bahwa Visum et Repertum berperan penting dalam mengidentifikasi pola luka serta memberikan dasar objektif bagi proses penegakan hukum dan penanganan medis terhadap korban kekerasan seksual.

W. Maharani, N. Nugroho, Herratri Wikan Nur Agusti · 0 citations

We use cookies to run the site and, with your consent, for analytics and to show ads. See our Cookie Policy.